Jawa Timur Menggoyang Jantung Kota Jogja

0
Foto Jatimfest #2
Foto drama kolosal “Kidung palapa” di malam puncak Jatimfest#2 2016

DI. Yogyakarta. Keluarga Jawa Timur Yogyakarta (KJTY) pada 13 sampai 15 oktober 2016 kemarin sukses mengadakan acara yang dikemas dengan nama “JatimFest”. Acara yg berhasil memancing banyak peminat tersebut dihelat di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta. Acara ini dibuat untuk mengenalkan keberagaman etnis dan seni budaya Jawa Timur di mata ruang publik kota Jogja.

Acara ini bertemakan “HA NA CA RA KA”. Tema tersebut menggambarkan suatu keberagaman yg menyatu nan harmonis dalam satu bentuk kebudayaan. Acara ini dihadiri ormada-ormada (Organisasi Mahasiswa Daerah) se-Jawa Timur, tak terkecuali adalah Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Ronggolawe Tuban (KPMRT). “Lebih dari setengah ormada kota/kabupaten yang ada di Yogyakarta turut meramaikan di JatimFest ini,” ujar Cak Awan selaku ketua panitia JatimFest.

Meski terkadang gerimis rintik atau sesekali lebat hujan menyapa, acara yang berlangsung tepat di jantung Kota Jogja ini tidak begitu saja kehilangan penontonnya. “Gerimis ini menandakan Tuhan merestui acara ini,” imbuh Nasikin, ketua ormada Tuban (KPMRT)

Pada hari pertamanya, acara yg mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Jawa Timur ini, diramaikan oleh penampilan dari IKPM jombang, IKPM kediri, IKPM pamekasan, IKPM lamongan, dan IKPM malang. Sedangkan di hari selanjutnya, IKPM bondowoso, IKPM trenggalek, IKPM lumajang, IKPM madiun, IKPM banyuwangi, IKPM ngawi, IKPM ponorogo, dan IKPM jember berhasil menggemparkan 0 Km Jl. Malioboro.
Masing-masing IKPM menampilkan seni budaya dari kota/kabupaten yang khas daerahnya dengan apik.

Dan di penghujung, acara yg sebelumnya dibuka oleh Hartini, perwakilan dari Pemprov Jawa Timur ini, diparipurnakan dengan kirab budaya khas Jawa Timur yang start di depan DPR DIY menuju Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta mulai dari pukul 13.00 – 15.00 WIB. “Alamdulillah, semua berjalan lancar dan pastinya ini berkat banyak sekali campur tangan teman. Tanpa itu mustahil ini bisa terlaksana,” simpul salah satu panitia tepat seusai acara berlangsung.[Yudi]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here