Video Protes Kreatif, Ramai Dibicarakan di MIOT (Media Informasi Orang Tuban )

2
Dokumentasi pribadi di akun Facebook

Tubanjogja.org, -Setelah sehari sebelumnya media masa ramai memberitakan soal demo yang bertepatan dengan hari buruh sedunia, yang jatuh pada 1 Mei. Hari ini, Selasa 2 Mei 2017, di Tuban ramai beredar video kritik di media sosial yang berisi tentang keluhan sebagian masyarakat terhadap perkembangan Tuban sebagai Kawasan Industri Khusus (KIT).

Tuban : Video Protes Kreatif, Ramai Dibicarakan di Media Sosial
Dokumentasi pribadi dari facebook

Video tersebut menjadi viral, setelah diunggah oleh seseorang berakun facebook Leonat Assegaf di group facebook Media Informasi Orang Tuban (MIOT). Ia sepakat dengan isi vidio yang ada. Pasalnya, kebutuhan masyarakat kecil adalah pekerjaan yang layak dan sesuai dengan kemanmpuan masing-masing, tidak harus diseragamkan dengan pembangunan industri scara berlebihan dan justru merusak alam.

“Aku wong pesisir melu ngrasakno, pancen bener video iki. Wong miyang ki butuhe yo mong di olehi miyang nang segoro,” tulisnya di MIOT, sembari mengunggah video berdurasi 1:08 menit itu.

Postingan tersebut telah menuai berbagai tanggapan. Salah satunya adalah dari aku bernama Dew, ia merasa merinding melihat isi dalam video. Menurutnya semua ini tidak adil, industrialisasi hanya melanggengkan kesenjangan soal yang ada.

“Apa cuma saya yang merasa merinding melihat isi videonya ya? Merasa kalau ini semua tidak adil, yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Ikut-ikut bilang kakeane,” katanya dalam kolom komentar.

Dari sekian banyak yang mengapresiasi, ada juga yang menanggapi biasa video tersebut. Ia menyarankan agar menjalani hidup apa adanya. Sebagaimana yang disampaikan oleh akun bernama Junior De Adam’z.

“Wes pokok,e dilakoni opo anane,” celetuknya.

Video bertajuk Tuban Mboten Didol itu, berisi tiga poin opini. Pertama, tanggapan masyarakat soal Tuban sebagai kota industri yang merekam komentar beragam seperti, penyebab polusi, hilangnya lahan pertanian produktif (sawah), kerusakan laut, masalah perburuhan sampai pertanyaan untuk apa industri. Kedua, memotret tanggapan masyarakat soal industrialiasasi sebagai sumber kesejahteraan, mereka rata-rata tidak sepakat dengan hal tersebut. Ketiga, berisi harapan masyarakat tentang Tuban di masa depan, yaitu kepedulian pemerintah terhadap nasib orang kecil, pesan “Tuban Mboten Didol” dan gugatan pembuat video dengan kutipan:

“Telah ‘terjual’ alam Tuban pada orang serakah, dibayar tunai dengan bunga yang ditanggung rakayat. Entah atas restu gusti Allah atau tidak? Saya yakin Tidak, TIDAK!,” video berakhir.

Terahir kali postingan tersebut di publis, sekitar 5 jam-an yang lalu. video itu sudah dibagikan sebanyak 53 kali dengan jumlah komentar 56 dan 343 respon positif. Sejak berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pembuat video keriatif tersebut. [Mbak Takrib]

 

baca juga : KPMRT Bersama PC PMII Diskusikan industrialisasi daerah

2 KOMENTAR

  1. Hehehe, ok pak, terimakasih masukan nya.bagus itu videonya. Kalau sudah ada kuota bisa dilihat

  2. wah aku gak ngerti isi kontennya karena kendala kuota pak, lain kali kalau posting isinya apa (isi video) dulu baru opininya bapak di kemukakan, saya jadi merasa ini cuma semacam tulisan provokativ. maaf bukan ada maksud apa-apa, cuma orang awam yg tidak ada kuota untuk buka vidio.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here