Panggung Rakyat: Kartini Menjaga Bumi

P_20170506_194457

YOGYAKARTA—Gabungan organisasi adakan panggung rakyat dengan tema “Kartini Menjaga Bumi” di Parkiran Terpadu UIN Sunan Kalijaga (6 Mei 2017). Gabungan itu terdiri dari Perempuan Mahardhika, Kopri PMII, Kohati HMI, Teater 42 UAD, Cakrawala, SMI, Tetek Tatum, Riot, Jarawaga, IKPM Jabar, KPC Cirebon, IKPM Ternate, dan berbagai macam simpatisan. Acara rangka peringatan hari Kartini (21 April) sekaligus hari Bumi (22 April) tersebut dimeriahkan dengan berbagai macam penampilan tarian daerah, seni musik, pembacaan puisi dan orasi.

Kartini adalah simbol perlawanan perempuan Indonesia atas penindasan kolonial, sistem sosial feodalistik dan patriarkhis. Hal itu sebagaimana diungkapkan Icha Sulaiman, Koordinator Umum acara tersebut. “Kartini, dalam keterbatasannya, melakukan perlawanan atas ketertindasan yang ia alami. Sebagai putri bangsawan pribumi ia tertindas sebab sistem feodal dan patriarkhis. Sebagai pribumi ia kritis terhadap kolonialisme. Dan ia melawan semua itu. Sesuatu yang patut kita contoh saat ini” ujar Icha.

Lukisan mural dalam panggung rakyat "Kartini Menjaga Bumi"

Lukisan mural karya Topan dkk dalam panggung rakyat “Kartini Menjaga Bumi”

Selain itu, ia juga menyesalkan adanya perayaan-perayaan hari Kartini yang mereduksi semangat perjuangan Kartini itu sendiri. “Seolah-olah Kartini hanya soal perayaan memakai kebaya. Itu kan warisan Orba yang melakukan domestifikasi terhadap perempuan, dan bukankah itu melanggengkan penindasan pada perempuan?” tambah Icha.

Adapun konteks perlawanan yang harus dilakukan adalah sebagaimana yang dicontohkan oleh perempuan-perempuan Kendeng yang menolak pabrik semen. “Perjuangan Kartini dalam konteks saat ini ya seperti upaya menjaga bumi agar tetap lestari. Kita harus melawan korporasi yang mengekploitasi kekayaan alam, menguntungkan segelintir pemodal, dan menyengsarakan rakyat” ujar Marsinah Dede, salah satu orator dalam acara tersebut yang juga aktivis Perempuan Mahardika.

Acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan pemuda tersebut berjalan gayeng. Peserta nampak menikmati dan menghayati berbagai macam puisi yang mengkritisi penindasan oleh korporasi multinasional dan militer yang dibacakan, diselingi tari-tarian dan orasi perlawanan. (TA)

Tuban Jogja

Media publikasi pemikiran dan agenda kegiatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Ronggolawe Tuban (KPMRT) Yogyakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Mei 7, 2017

    […] lainya, adakan acara panggung rakyat peringatan hari Kartini sekaligus hari Bumi dengan tema “Kartini Menjaga Bumi”. Bertempat di parkiran terpadu fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu 06 Maret […]

  2. November 21, 2017

    […] lainya, adakan acara panggung rakyat peringatan hari Kartini sekaligus hari Bumi dengan tema “Kartini Menjaga Bumi”. Bertempat di parkiran terpadu fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu 06 Maret […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.