Imtihan Wathani PDF, Komitmen Kemenag Terhadap Kemajuan Pendidikan Pesantren

0
Imtihan Wathani

PD Pontren, Jakarta – Tahun 2018 adalah tahun akademik pelaksanaan Imtihan Wathani (Ujian Nasional) angkatan pertama bagi Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Marhalah Ula, Wustha, dan Ulya. Rencananya, pelaksanaan ujian akhir ini akan dilaksanakan pada bulan Maret 2018 di 13 titik pondok pesantren yang sudah melaksanakan PDF sejak tahun ajaran 2014/2015 M. Jumlah pesantren pelaksana Imtihan Wathani ini baru 27% dari jumlah keseluruhan pondok pesantren yang melaksanakan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) yang berjumlah 58 PDF tersebut.

Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Imtihan Wathani ini (15/02), Dr. Ainur Rafiq, M.Ag, selaku Kasubdit Pendidikan Diniyah dan Ma’had Aly (PDMA) menyampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen besar untuk meningkatkan peran pondok pesantren di tengah-tengah masyarakat yang multi problem, salah satunya dengan menginisiasi Imtihan Wathani bagi para santri sehingga dapat melahirkan lulusan pesantren sesuai standar kompetensinya.

Imtihan Wathani
Suasana rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Imtihan Wathani

Baca juga: 3000 Mahasiswa Asing Akan Disebar di Seluruh PTKIN

“Lulusan PDF angkatan pertama ini akan menjadi barometer keberhasilan pesantren dalam meningkatkan standar kompetensi lulusannya dan dapat berpartisipasi dalam mengurai angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi keagamaan dan Ma’had Aly.” Tandas mantas Kaprodi S3 UIN Sunan Kalijaga ini.

Demi suksesnya Imtihan Wathani di bulan mendatang, maka sasaran dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren ini adalah menyiapkan dan mereview segala pirantinya dari hulu hungga hilir. Mulai dari PMA, Juklak dan Juknisnya, penetapan Pokja Imtihan Wathani, perumusan soal bersama, teknis pelaksanaan, instrumen penilaian, proses penandasahan ijazah, hingga evaluasi pasca Imtihan Wathani.

Perlu disampaikan, bahwa rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan pesantren pelaksana Imtihan Wathani. Diantaranya PDF Pondok Pesantren Nurul Qadim Probolinggo, Pondok Pesantren Darussalam Gontor, PDF APIK Kendal, PDF Darussalam Ciamis Jawa Barat, PDF Cokrokertopati Takeran Magetan Jawa Timur, PDF al-Mubarok Manggisan Wonosobo Jawa Tengah. Hadir juga dalam rapat koordinasi ini, Dr. Musolli sebagai Ketua ASPENDIF (Asosiasi Pendidikan Diniyah Formal) dan Raden Abdullah Syakir sebagai Sekjen ASPENDIS dari Sukabumi Jawa Barat. [RH]

Download buku-buku agama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here