Luka dan Cinta

0

 

Luka dan Cinta

Setiap kata yang keluar dari mulut kita itu adalah sesuatu yang mahal, maka dari itu teruslah mencoba dan mencoba untuk merangkai sebuah kata agar menjadi sebuah susunan kalimat yang bisa dinikmati oleh orang banyak. entah tulisan itu berbentuk puisi, cerpen, novel atau jurnal dan lain sebagainya, yang mana semua itu perlu sebuah konsistensi terutama dalam belajar menulis, dari sinilah saya juga belajar mencoba bagaimana agar setiap kejadian yang terjadi disekitar kita bisa kita realisasikan jadi sebuah tulisan yang mengandung berbagai macam bentuk arti dan makna.

Baru-baru ini muncul sastrawan-sastrawan muda berbakat juga penulis-penulis cerpen, puisi juga novel yang mulai tenar dikalangan masyarakat, saya mencoba mengangkat dari karya Ahmad Ali Adhim sastrawan muda dari lamongan yang masih menyelesaikan program S-2 Di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini sudah menerbitkan karya buku juga cerpenis, diantara yang kemaren louncing adalah karya puisi yang berjudulkan “Lukai Aku Sekali Lagi” dari judul ini saya pribadi ingin mencoba untuk memberikan makna dengan berbagai literasi sudut pandang, entah ini sesuai dengan yang diharapkan penulis atau tidak, ini hanya sudut pandang saya pribadi, dari tema itu saya ingin menguraikan makna “LUKA” dan “CINTA”.

Saya yakin dari kalangan para pecinta sastra terutama dalam karya puisi, dalam penggunaan judul tema itu sangat konflik, karena dari tema yang konflik itu membuat para pembaca selalu ingin tau dan penasaran isi daripada tulisan tersebut. Diantaranya karya judul/tema novel yang konflik yang perlu dikupas diantaranya Novel karya Gus Aguk Irawan yang bertemakan Penakluk Badai, Air Mata Tuhan, Tuhan Maaf Engkau Kumadu, dari judul yang konflik itu membuat para pembaca merasa selalu ingin tahu akhir dan indeks daripada isi bacaan tersebut.

Untuk kali ini saya ingin mencoba memberi ulasaan sedikit tentang karya puisi Gus Ahmad Ali Adhim tentang Luka Dan Cinta, dalam pandangan saya, ada tiga sudut pandang tentang makna luka dan cinta. Yang pertama dalam sudut pandang sosial, ternyata dalam aspek sosial sebuah luka itu bisa dimaknai dengan berbagai makna dan arti. Karena tidak semua orang bisa menerima LUKA, semua orang hanya ingin menerima bahagia, tapi semua itu mustahil tanpa harus melalui sebuah LUKA, maka dari itu ternyata LUKA sangat penting sekali dalam hidup terutama dalam sosial bermasyarakat. Sesuai dengan ajaran para ulama’ salaf dan juga para kiyai yang selalu mengajarkan untuk berkorban, bahkan kita harus mencurahkan semua tenaga ataupun harta kita harus belajar mementingkan kebutuhan orang lain daripada urusan sendiri, dari sini sya mencoba memberi makna LUKA itu harus menjadi orang yang ITSAR, nah kan ALLAH SWT itu kagum ketika sahabat nabi menjamu tamu yang mana dalam keadaan tidak punya apa-apa tapi rela terluka istri dan anaknya tidak makan, demi mementingkan urusan orang lain.
Tidak hanya itu masih banyak hal yang perlu kita lakukan dalam bermasyarakat, karena dari itulah LUKA akan berbuah menjadi CINTA yang akan selalu dikenang oleh semua. Inilah salah satu bentuk ajaran agama yang diajarkan nabi kepada kita semua, tidak ada sesuatu keberhasilan tanpa dilalui dengan berbagai macam rintangan, cobaan dan tantangan yang selalu menghadang didepan kita, barang siapa yang bisa melewati semua itu maka itulah yang dikatakan Orang berhasil.

 

 

Sudut pandang yang kedua, makna dan arti LUKA dalam aspek perjuangan, entah berjuang dalam bidang pendidikan, berjuang dalam bidang Agama atau yang lainya, semua itu sangat dibutuhkan LUKA juga tetesai Air mata juga bercucuran keringat agar mendapatkan sebuah kesuksesan, keberhasilan dan kebahagian, entah wujud ini bisa dinikmati didunia atau kelak nanti disurga, bahkan dua-duanya dunia ahirat sukses semua. Dalam masalah LUKA seseorang dalam hidup terutama dalam proses tidak ada yang mau, semua orang ingin enak, nikmat dan bahagia tanpa harus melewati sebuah proses yang panjang, kalau seseorang sudah teracuni dengan ideologi yang instan maka orang seperti itu sulit dan sukar dalam menggapai sebuah keberhasilan dan kebahagian.

LUKA, Derita itu adalah proses yang harus dilakukan dan dialami bagi seorang pejuang, karena ada sebuah mutiara kata dari ulama’ “Barang siapa yang tidak pernah merasakan pahit dan sakitnya perjuangan mencari ilmu maka orang itu tidak akan pernah merasakan manis dan bahagianya sebuah kehidupan” dari kutipan kalimat diatas sudah jelas bahwa LUKA itu adalah sebuah jembatan untuk menggapai sebuah keberhasilan yang abadi, maka jangan selalu mengeluh bila dalam hidup banyak sekali luka derita tetesan air mata, karena semua kan menjadi manis pada ahirnya, menjadi manusia yang bermakna juga bahagia.

Pada dasarnya memang Luka itu seperti hal yang biasa tetapi dalam hal praktek sangat luar biasa sulitnya apalagi dalam urusan percintaan maka sangat diperlukan sebuah ketenangan kepercayaan diri juga niat dari hati yang paling dalam agar tidak mudah patah semangat ketika luka datang menghampiri, Karena Luka dan Cinta itu adalah sesuatu yang berbeda tetapi saling erat ikatanya terutama dalam mengarungi sebuah kehidupan.
Dalam hal ini bagi kaum muda-muda perlu dipahami apa itu Cinta, apakah hanya dengan sebuah ucapan “Aku Cinta Kamu” Apakah itu yang dinamakan cinta? Bukan..
Cinta tidak harus diucapkan tidak harus diperlihatkan tetapi cinta harus dibuktikan, dikorbankan dan diperjuangkan, karena cinta itu murni suci dari Tuhan, Kalau hanya sekedar diucapkan terus ketemuan janjian dengan ribuan janji-janji yang menipu itu akan berakibat fatal, karena dibalik itu semua terkadang tersimpan nafsu yang terselubung. Banyak anak muda pacaran yang belum jelas hubungannya sudah berani berduaan terkadang juga sudah berani melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama, Anak yang punya anggapan bahwa itulah cinta hingga harus dilampiaskan nafsunya.
Perlu diketahuai bahwasannya Luka dalam Cinta itu sangat perlu karena kalau kita tak pernah terluka dalam cinta maka sulit bagi kita untuk mengerti makna akan sebuah Cinta, jangankan cinta pada tuhannya pada mahlukpun tidak bisa, maka perlu dipelajari dan difahami makna dari sebuah Cinta, biar tidak hawa nafsu belaka yang terjadi tapi benar-benar Menjalin sebuah hubungan cinta yang diridhoi oleh illahi robbi.

Diantara contoh cinta yang sejati adalah Cintanya Nabi Adam kepada Hawa, Nabi Yusuf kepada Zulaikhah Dan Cintanya baginda Rosul kepada Syaidatina Khotidjah Al kubro, betapa beratnya perjuangan mereka dalam memperjuangkan CINTA, tidak hanya perasaan tetapi semua dikorbankan perjuangan yang sangat dalam untuk menemukan kemurnian cinta yang benar-benar suci bukan hawa nafsu yang didasari oleh godaan syaitan. Kita semua bisa belajar dari cerita nenek moyang kita semua Luka dalam cinta itu adalah bagian dari sebuah perjuangan maka barang siapa yang terlukai oleh manisnya sebuah janji insya allah akan merasakan Nikmatnya Sebuah CINTA yang memang Suci dari yang esa.

Kita semua anak muda zaman now jangan mudah mengucapkan cinta kepada seseorang, kita harus belajar dari Robi’ah adawiyah yang mana ketika dilamar oleh seorang yang sangat tampan Hasan al basri, Bagaimana jawaban dari seorang robi’ah apakah dengan mudahnya mengatakan Iya.. Tidak. Justru robi’ah membalas dengan bermacam-macam pertanyaan yang mungkin itu sangat mustahil.
Begitu juga ketika Adam jatuh cinta pada hawa disurga, bahkan adam sampai lepas kendali karena rayuan manis dari hawa hingga harus dipisahkan selama 200 tahun dengan beban derita dan luka mereka harus menjalani sebuah hukuman agar mereka tau itulah makna sebuah cinta.
Sama juga halnya dengan Nabi allah yusuf dengan fitnah juga berbagai rintangan tantangan hingga menjalin hubungan dengan Zulaikhah semua sangat rumit sekali tapi dengan seperti itu maka akan tau makna dari Luka menimbulkan sebuah kemurnian cinta yang sangat abadi selamanya. Betapa besarnya cinta Khotdijah kepada Baginda rasul hingga menjadi wanita pertama yang masuk islam walaupun usia jauh berbeda itulah cinta tak pandang usia tahta jabatan juga harta. Dengan kesholehan khotidjah rela mendampingi nabi selama 40 hari ke gua hira’ tiap malam pulang pergi demi yang dicintai padahal jarak tempuh yang sangat jauh.

Sekali lagi bagi kaum muda pahamilah makna Luka agar kalian semua mendapatkan berkah dari sebuah Luka menjadi Cinta yang abadi untuk selamannya.
Semoga bermanfaat..

Najih Ae (31 Maret 2018)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here