Mendekati Alquran

Mendekati Alquran
Mendekati Alquran

Alquran memang kitab yang logis. Banyak tafsiran serta keilmuan lahir murni darinya. Tapi, untuk menjadikannya alasan buat manusia supaya bahagia tentu keduanya sama sekali tidak cukup. Pemahaman empatik atas kondisi masyarakat tempat Alquran mau dibumikan adalah harga mati di sini.

Sayangnya, sementara ini kita terlalu terpukau dengan ihwal pertama dan mengabaikan begitu saja ihwal kedua (memahami kondisi kekita-an). Ibaratnya, kita adalah arsitek yang tengah membangun vila mewah, memanfaatkan teknologi super canggih, demi kenyamanan si penghuni, tapi lupa untuk memahami kondisi psikologi atau ukuran kenyamanan si penghuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here