Puisi Ahmad Nyabeer; Bara Rindu Di Ujung Rokok

0
BARA RINDU DI UJUNG ROKOK
Sumber: Pinterest

BARA RINDU DI UJUNG ROKOK

Yang melumat tubuh ini bukan api, sayang
ia tak dapat membakar udara
tapi dari merahnya yang nyala
kau akan tahu, ia bara rindu
yang dicipta kobar wajahmu

Tak pernah aku tahu
sebesar apa angin berhembus
sekuat apa waktu menghisapku
Aku hanya dapat membayangkan
asap yang terbang melayang-layang itu
sampai ke hatimu
lalu dengan sedikit gemetar ia mengadu padamu
tentang bara rindu tak henti menjalar
tentang erangku yang panjang
tentang tubuhku makin luruh jadi arang

Annuqayah, 13 Februari 2018

HIDUP DALAM SEBATANG ROKOK

Bara itu berasal dari korek api yang
dinyalakan saat engkau dilahirkan
ia tidak hanya menempel pada dirimu
tapi menjalar terus menerus membakarmu
seperti waktu senantiasa membakar usia

Usia tak pernah punya keinginan untuk bertanya
apakah diberi hidup sejengkal atau sedepa
ia hanya tahu
waktu demi waktu yang membakar keberadaannya
adalah kenikmatan surge bagi tuannya
Sedang engkau, yang hanya sebatang itu,
yang tak pernah membesar apalagi memanjang
perlahan mesti lebur menjadi asap yang
terbang menjauh ke masa lalu
hingga akhirnya Tuhan benar-benar berkehendak
memadamkan nyala hidupmu

Maka sebelum tubuhmu terbaring sebagai mayat
ada yang harus selalu kau jatuhkan
ke dalam asbak pengampunan
ialah arang hitam dosa-dosamu

Annuqayah, 17 Februari 2018

Ahmad Nyabeer adalah nama pena dari Ahmad Fawa’id. Lahir di Desa Nyabakan Timur
Kec. Batang-batang, alumni Mts. Miftahul Ulum dan MAT Annuqayah. Ia adalah pemuda
yang takluk pada perempuan yang tidak mencintainya.

Saat ini aktif di Komunitas Penyisir Sastra Iksabad (PERSI) dan RL Comunity..
alamat : Jl. PP. Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-Guluk Sumenep Jawa Timur 69463.
BLOK C/11.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here