Booking Out (BO)

0
Ilustrasi

“Lin, menurutmu apa yang fana di dunia ini?”

“Hasrat, Mas….”, jawabnya singkat sembari merapikan kancing bajunya dan beranjak dari tempat tidur. Ia pun lalu pergi dengan meninggalkan kecupan di pipi.

Selalu begitu. Lin akan segera bergegas usai mengangkat dering bunyi ponselnya atau membaca beberapa pesan yang masuk. Kami tak pernah punya cukup waktu untuk membangun percakapan panjang, ia nampaknya sibuk.

Kadang di akhir pekan, ingin sekali aku mengajaknya menghabiskan waktu berdua, sekedar nongkrong dan makan malam bersama. Tetapi ia selalu menolak. Katanya, akhir pekan atau hari libur adalah waktu yang padat baginya. Di hari-hari itu, ia melayani lebih banyak tamu ketimbang hari biasanya.

Dan entahlah, kini setelah kepergian Lin aku kembali merindukannya. Rasanya, aku semakin dalam jatuh hati padanya. Ku fikir, jika ia masih ada disini, ingin ku katakan padanya; ‘bahwa cinta adalah hal paling fana di dunia’. Sayang ia terlanjur pergi dan aku pun juga harus segera pulang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here