Puisi Eka Fety Nurma Asia: JALAN SETAPAK

0
JALAN SETAPAK

Oleh: Ika Fety Nurma Asia

Sepi dapat bercerita tentang kesunyian, seperti alam yang diam-diam menua dan tak terurus dalam keheningan

Namun ia selalu teduh dan tenang dalam irama waktu yang menghitung detik kesabarannya, lalu bersamaan dengan kabut kian memuja menjadi rasa dingin yang akut, mematikan rasa luka yang telah sekian lama menjadi mati rasa

Malam hadir bagai mata terpejam, menambah penghayatan syair angin dan reranting yang terus bergesekan menciptakan bisikan-bisikan gelisah

Tapi ketika aku membuka mata, nyatanya hatiku masih enggan terbangun, duduk termenung melihat kecilnya dunia ini, di hadapan besarnya angan-anganku tanpa sadar, watu tidak mengizinkanku bersinggah di tempat yang sama

Dengan berat hati kembali kutelusuri gelapnya jalan setapak hidup ini.

Sumber gambar: unsplash.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here