Sajak Aazamy; Rahim Batu

0

Oleh: Aazamy

Dan cinta itu pun lahir,

Dari rahim batu yang bersembunyi dari matahari

Dalam kelam jauh di dasar sungai penuh ranjau

Menelanjangi gelisah yang tak kunjung pasrah

Sebuah rahasia yang terlanjur lebur menjadi bubur

Termakan resah akan sebuah makna kata pisah

Dan lelaki itu pun duduk,

Di atas genteng tetangga sembari melukis wajahnya

Lubang yang bertahun-tahun ia tutupi pun sirna

Dihantam banjir bandang di pertengahan syawal

Membawa seprangkat alat bunuh diri

Bermahan hati yang penuh tusukan bersimbah air mata

Di ujung jurang,

Sebuah gubuk kecil dengan teras penuh mawar

Diiringi lagu sendu bernada kematian

Tergeletak sebongkah buku bersimpul fotomu

Dalam penuh lirik-lirik bermakna namamu, kasih….

Tuban, 25 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here