Semua Karena Hoax

0
47
hoak

Joko Gembili

“Negara ini adalah negara gampangan” Apakah tidak trima dengan pernyataan ini? kalau ada yang tidak terima silahkan baca lebih lanjut. Membacalah dengan baik, dengan sumber yang jelas dan pemahaman yang bagus agar tidak melulu disebut “negara gampangan”.

Negara gampangan merupakan negara yang mudah sekali termakan hoax, atau berita yang tidak benar. Negara seperti ini merupakan negara yang mudah sekali terpecah.

Majunya teknologi merupakan prestasi tinggi yang begitu menguntungkan masyarakat. Selain mempermudah komunikasi juga begitu membantu di bidang lainnya. Namun, hal itu justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk melancarkan misinya.

Pada zaman majapahit, untuk mengadudomba Ranggalawe agar memberontak Wilwatikta diperlukan strategi yang cerdik juga tenaga yang tidak sedikit. Belum adanya alat komunikasi seperti sekarang membuat sengkuni harus mondar-mandir dari Wilwatika ke kadipaten Tuban untuk melancarkan misinya menyapkaikan berita hoax untuk menghasut Ranggalawe. Dan hal seperti itu tidak lagi berguna di era sekarang ini, cukuplah duduk sambil memainkan hanpone dengan tekun Papua bisa mengibarkan bendera sendiri.

Permasalahannya tidak ke mana-mana, lagi-lagi dan yang paling utama adalah gampangnya percaya dengan berita hoax. Adudomba bersebaran di mana-mana. Saling menyalahkan terjadi di setiap kolom komentar. Untuk (sedikit) menanggulangi hal itu kembali lagi pada diri kita masing-masing. Yang jelas negara ini tidak mungkin bisa bebas dari kejahatan seratus persen, tapi jika diri kita sendiri mulai saat ini mau berhenti dari kejahatan, berhenti menyebar berita hoak, mulai belajar membaca berita dengan baik dan tidak muda percaya dengan hoax, negara ini sudah kehilangan satu orang jahat, satu orang yang gampang termakan berita hoax.

Photo by AbsolutVision on Unsplash

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here