Sajak Idhar Phadjoppa; Narasumber Air Mata

0
30

Narasumber Air Mata

/1/

Kupeluk lukamu yang sarat

Meminum air matamu yang surut; Ranum,

Biarkan aku bersemayam dalam senyum 

Sebelum usai termakan usia.

/2/

Ternyata lukamu itu seorang pesulap

Ia bisa merubah air matamu menjadi tawa yang palsu

Menipu setiap mata yang memandangnya.

/3/

Jika luka memang benar ada

Aku ingin menjadi dirinya sekali saja

Biar aku tahu

Sekuat apa tawamu menyembunyikan air mata.

/4/

Barangkali aku harus mengerti. 

Sering kali ada hal yang sulit diucapkan mulut.

Sehingga mata harus rela melihat air mata jatuh bercucuran.

/5/

Aku tidak ingin menjadi musuh bagi luka

Sebab tak ada yang tahu, diantara kita,

Siapa yang sering membuat hujan dari kedua matamu.

/6/

Bahkan meski mata meminta maaf kepada air mata

yang ia jatuhkan, air mata itu akan tetap jatuh.

/7/

Aku ingin terlahir kembali;

Sebagai bayi,

Yang menangis tanpa mengemis pada air mata.

/8/

Nak, jika kau tak ingin bersedih akan cinta

Pulanglah ke hati ibumu.

Sebab disana,

Kau akan menemukan cinta yang dirawat tanpa air mata.

/9/

Kau titipkan ibu dalam jemariku

Kau suguhkan kasih dalam sayangku

Agar aku bisa membasuh dan mencintai air mata dalam diriku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here