Sajak Aazamy; Jika Engkau Kesepian Maka Berkabarlah

0
65

Bersama candu dan harapan untuk memilikimu
kini aku menikmati malam-malam yang indah
merapal mantra-mantra yang teramat jitu
dan berbisik kepada lintang-lintang jatuh

Seuntai doa berbinar pada sebuah rembulan memunajatkan cita-cinta yang telah bersemayam
Belukar rasa di ranting-ranting pohon asmara
terhempas angin dengan pasrah nampak rapuh terbawa asa..

Sungguh, diam-diam aku telah menyukaimu
isyarat cintamu yang belinang air mata
menjadikanku terbata-bata menguluk sapa
mencintaimu sungguh mengguras kata-kata

Aku tahu engkau sedang dipeluk erat
oleh rasa yang begitu bangsat
hari-hari rasanya selalu tersesat
hingga malam ini kukirim kau secarik surat

Sudahilah tangisanmu itu..
Yang butuh istirahat tidak hanya raga rapuh itu, tapi perasaan hatimulah yang hakikatnya butuh diistirahatkan.

Demikianlah,
Aku menamaimu keindahan, bukan kesendirian.

Tuban, 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here