Puisi Rafi Ahmad; Munajat Seorang Hamba

0
30

DOA RAMADHAN

Oh Ramadhan oh Corona
Engkau sama
Sama-sama mengingatkan kita tentang apa itu hidup
Engkau sama
Sama sama mengajarkan kita supaya janganlah cemberut; badai pasti berlalu, teruslah berjuang sembari berdoa dan berusaha
Engkau sama
Mengajari bukan menyakiti

Selamat datang Ramadhan selamat tinggal Corona Ramadhan bulan suci penuh ampunan
Corona sebutir debu yang sulit terpecahkan
Selamat datang Ramadhan selamat tinggal Corona

Ramadhan, berbagai macam orang menafsirimu dengan riang gembira
Corona, berbagai macam orang membuah bibirkanmu dengan duka dan derasnya airmata

Wahaii para perantau yang dilanda duka dan rindu kampung halaman, cukup doamu yang menyertainya, cukup doamu yang bisa membahagiakannya
Ingat lah wahai para perantau, tidak ada kata seindah doa tidak ada kebahagiaan orang tua melainkan melihat anaknya tersenyum sembari mendoakan kesehatannya

Wahai para dokter para relawan
Jasamu berada di garda paling depan
Sesungguhnya engkau pantas dipanggil pahlawan
Di saat yang lain baru merasa bingung engkau sudah bingung duluan
Di saat yang lain masih antisipasi untuk mengahadapi virus engkau sudah berhadapan dengan virus

Dokter hadiah kami untuk anda hanya doa
Dokter izinkanlah aku menyebut namamu dalam munajat malamku

Ya Allah ya Tuhan kami, jadikanlah Ramadhan kali ini ramadhan yang menyenangkan bukan ramadhan yang penuh virus bertebaran
Ya Allah ya Tuhan kami jadikanlah Ramadhan ini sebagai ramadhan yang penuh dengan airmata renungan kepada sang pencipta, karena kita sadar bahwa selama ini masih terlenakan oleh dunia dan seisinya
Ya Allah ya Tuhan kami lindungi lah keluarga kamiĀ  dari ancaman pandemi
Ya Allah ya Tuhan kami lindungi lah kluarga kami dengan berkah Ramadhan
Ya Allah ya Tuhan kami seperti kata para guru kami ramadhan adalah bulan kemenangan, maka atas nama cinta ya Allah, berilah kami kemenangan dengan cara engkau kalahkan musuh kami

Tuban jumat 24 April 2020

Munajat Seorang Hamba

Cinta itu seperti nyawa dalam jiwa
Menghadirkan gairah baru dalam menata hidup
Sebab itu yang ia rasakan
Mencintai dan dicintai, betapa bersyukurnya ia
Cinta bagaikan bius yg dapat memabukan seseorang

Cinta dapat membuat orang lupa akan dunianya
Begitu membahayakan dia
Cinta itu seperti Asmaul Husna kasih sayang nya tak terhingga sepanjang masa
Cinta tak bisa di ungkapkan
Hanya bisa dirasakan
Pada hati yang begitu dalam mencintainya.
Cinta itu bagaikan sholawat nabi yang sekali mencintai akan dibalas kenikmatan bertubi tubi
Cinta kita bagaikan asap rokok dan penghisapnya “jauh di mata dekat dihati”
Cinta itu seperti sholawat dengan cara apa saja aku bisa mencintaimu, dengan cara apa saja aku bisa bersholawat denganmu

Tuban 23 April 2020

Ravi Ahmad, seorang Gus muda yang sedang bergelut dalam dunia kepenyairan. Merupakan salah seorang cucu dari penyair ternama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here