Gadis Pemuja Senja

Cerpen Endri Maeda Dua orang tua duduk di pinggir dermaga menunggu umpannya disambar ikan. Seorang kakek tua membawa karung berisi rosokan...
Cerpen: Mahar Pohon-Pohon

Cerpen: Mahar Pohon-Pohon

Seandainya, kekasihku, kau ingin menikahiku dan aku meminta mahar perkawinan itu berupa pohon yang jumlahnya seribu, apa kau masih mau? Tak ada yang tidak mungkin...
Cerita dari Gang Ndasen

Cerita dari Gang Ndasen

tubanjogja.org - Gang Ndasen Oleh: Mbah Takrib "Memang susah jadi pelacur" Malam ini udara terasa dingin, seperti biasanya menjelang pergantian musim, cuaca menjadi tidak menentu. Kadang udara...

Sore Terakhir di Bulan April

Cerpen: ZV Baik Rara atau Toro sudah mendengar tentang kabar itu. Beberapa televisi sudah menyiarkan. Katanya nanti sore kiamat. Nanti...
Segelas Es Teh

Segelas Es Teh

Aku sedang berpikir, bagaimanakah aku akan mati? Apakah dengan remeh temeh? Atau serupa pahlwan? Entahlah.
Lek, Bagaimana Jika Kita Menetap Di Sini

Lek, Bagaimana Jika Kita Menetap Di Sini?

Lek, Bagaimana Jika Kita Menetap Di Sini? Oleh: Toni Kahar   Ento masih tidak percaya kenapa Sulastri belum bisa diajak tinggal di Madura. *** Hayal tentang masa lalu di...
Bidadari Tuban Jogja

Bidadari

Sosok bidadari surga, bagi kaum laki-laki adalah imajinasinya tentang obyek seksual. Makanya digambarkan cantik-cantik, seksi-seksi, sangat menggoda, dengan pelayanan paripurna, dan tiap lelaki dijatah...
Seorang Lelaki Yang Membeli Senyum Dengan Ceritanya

Cerpen Michael Musthafa: Seorang Lelaki Yang Membeli Senyum Dengan Ceritanya.

Kemari dan duduklah. Aku  akan bercerita tentang suatu masa di mana akan ada seorang lelaki berbadan kurus yang datang padamu dengan membawa sebuah keranjang...
Kawan

Hadiah Tahun  Baru Buat Seorang Kawan: “Baju Koko di Hati, Sepatu Keky Dimaki”

 tubanjogja.org - Untuk seorang kawan Oleh: Ahmad Juremi  (NHC Center) Gemerlap kembang api di malam tahun baru serasa belum hilang. Sebenarnya, ingin saya lampiaskan suka cita itu...
Di pertigaan Kemiskinan

Di Pertigaan Kemiskinan

Tubanjogja.org, Di Pertigaan Kemiskinan Oleh: Joko Gembili “Mendekatlah. Lebih dekat, supaya aku bisa mengajarimu bagaimana menjadi orang miskin yang salehah.” Kalimat itu diucapkan kepada istrinya sehabis makan malam...

Terbitan Lainnya