Puisi Cahya Ridlo Gusti; Ayat-Ayat Kakus

Padahal Kau telah membangun banyak jalan lengang di tubuhku. Namun, mengapa macet masih terasa setiap kali aku ingin menempuhMu?
Menunggu Hujan

Puisi-Puisi Hendri Krisdiyanto; Menunggu Hujan

Kubayangkan ia menjelma setiap gerimis Yang jatuh melalui atap-atap rumahku, Aku ingat, ada satu titik yang bocor Sementara aku telah berada tepat di bawah Celah atap itu.

LUCUNYA SEPAK BOLA INDONESIA

SEPAK BOLA DAN SEORANG IBU YANG MENANGIS Sepak bola seakan menjadi agama Ada yang harus merelakan nyawanya Menenggelamkan cita dan cinta Sepak bola lahir sebagai dunia malam Harus dinikmati...

Puisi Endri Maeda; Macam-macam Tidur

Satu-satunya penghantar tidur paling menenangkan adalah mengenangmu Di bagian tertentu, mengenangmu membuatku jauh dari tempat tidur

Puisi-Puisi Astrajingga Asmasubrata; IMPROVISASI SEBELUM PERGI

Aku tak mencarimu, tak perlu kau menunggu Di ujung puisi ini. Kau boleh mengumpatku "Teleksu!", namun gadis yang akan kunikahi Anak tengkulak bumbu di pasar Karanganyar Kami juga bertekad memuliakan rasa lapar Dengan benar, seperti rintik hujan suburkan Ladang. Hidup kami akan kuning segar sayur Opor santapan paling selera ketika hari raya

Semesta di Tubuhmu

ada semesta di tubuhmu ketika kau telanjang aku mencari tahu dari lubang mana kita dilahirkan di ranjang itu, kau tahu ada banyak hal yang perlu kita tuntaskan: menelusuri sejarah bagaimana adam menanam...
Aku Benci Gadis Yang Baik

Aku Benci Gadis Yang Baik

Hanya saling menyapa bisa membuatku penasaran Hanya saling mengirim pesan membuatku gelisah Tapi, dia hanya bersikap baik padaku Kau juga baik terhadap orang lain Jika kenyataan itu kejam Maka...
BARA RINDU DI UJUNG ROKOK

Puisi Ahmad Nyabeer; Bara Rindu Di Ujung Rokok

BARA RINDU DI UJUNG ROKOK Yang melumat tubuh ini bukan api, sayang ia tak dapat membakar udara tapi dari merahnya yang nyala kau akan tahu, ia bara rindu yang...
Hendri Krisdiyanto; Penebar Doa Dan Beberapa Sajak

Hendri Krisdiyanto; Penebar Doa Dan Beberapa Sajak Lainya

Menebar Doa Aku berdoa agar dunia diberi waktu lebih lama. jalan-jalan adalah tempat setiap orang memungut senyum dari bibirnya dan melemparkan pada sesamanya. Penyair tidak melupakan kesunyiannya Menggapai segala yang bagi...
Terbakar dalam Cacian

Terbakar dalam Cacian

Oleh: A.A. Yasir 1 Jika yang telah gugur masih kauperselisihkan, Bakarlah diriku dalam cacianmu, Bungkuslah abuku dalam sampah kebencianmu, Luapkanlah seluruh amarah dan nafsu membunuhmu. Sampai aku mati... Mati dalam segala...

Terbitan Lainnya